Sabtu, 25 Maret 2017

KONFIGURASI DNS DEBIAN 7

DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Hostname/Domain. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya, bukan domainnya. Akan tetapi, manusia jauh lebih sulit dalam mengingat angka-angka dibanding dengan huruf. Contohnya saja, lebih mudah mana mengetikkan alamat ip 118.98.36.20 di browser dibandingkan dengan mengetik domain www.google.com saja? Tentunya lebih mudah mengingat yang www.google.com bukan? Untuk itulah DNS Server dibuat,dimana alamat IP akan diubah menjadi domain.
berfunsi menangani instalasi penamaa host-host kedalam IP address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP address ke hostname/domain

Fungsi Dari DNS :
 ==>Menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP    address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet. 
==>Memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
 
apa yang dimaksud dengan forward,reverse, dan zone pada DNS ?


  • forward adalah cara mengubah nama domain ke IP address di dalam DNS

  • Reverse adalah kebalikan dan forward yaitu cara mengubah IP address ke nama domain didalam DNS

  • Zone adalah mendiskripsikan atau menterjemahkan domain name ke dalam karakteristik, host-host, dan servis-servis yang disediakan oleh domain








langkah-langkah konfigurasi DNS debian7 :

1..Kita install dahulu aplikasi bind9 dengan mengetikan apt-get install bind9 -y



2.Kita masuk ke direktori bind /etc/bind/


3.Kemudian kita copy db.local menjadi db.domain untuk kita konfigurasi nanti


4.Kita copy lagi db.255 menjadi db.ip


5. .Selanjutnya kita konfigurasi file db.domain yang telah kita copy tadi dengan mengetikan nano db.domain



6.kemudian akan muncul gambar dibawah ini



---kita ubah localhost menjadi nama domain kita,dan ip 127.0.0.1 menjadi ip komputer server kita, seperti gambar di bawah ini,kemudian simpan(ctrl x,y, dan enter)



7.Kemudian kita konfigurasi lagi db.ip dengan menetikan nano db.ip


8.akan muncul gambar dibawah ini



--kita ubah localhost menjadi menjadi nama domain kita,dan tambahkan skrip paling bawah 1 IN PTR sagita.net. kemudian simpan (ctrl,x, y dan enter) seperti gambar dibawah ini




9.Setelah itu kita konfigurasi file named.conf.default-zones


10. kemudian akan muncul gambar seperti dibawah sini



--kita ubah nama localhost dalam tanda petik menjadi nama domain kita,ubah db.local menjadi db.domain,ubah 127 dalam tanda petik menjadi network id ip kita tapi di balik,dan yang terakhir ubah db.127 menjadi db.ip. kemudian simpan (ctrl x,y dan enter).(lihat gambar di bawah ini)




keterangan : 
- zone "sagita.net" adalah nama domain yang kita pakai .
- type master adalah type master dari dns .
-  file"/etc/bind/db.domain adalah letak file domain yang akan kita konfigurasi dalam pembutan dns .

11.Kemudian kita restart bind9 dengan mengetikan service bind9 restart





12.Kita cek di Debian konfigurasi tadi dengan mengetikan nslookup sagita.net akan muncul tampilan seperti dibawah jika berhasil




13.Kita cek di client,jika berhasil akan muncul tampilan seperti di bawah ini












Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KONFIGURASI DNS DEBIAN 7

DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani  translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga seb...